Jumat, 01 Oktober 2010

MUI Laporkan Film Hot Dewi Persik




MUI Laporkan Film Hot Dewi PersikADEGAN hot (panas) artis penyanyi seksi Dewi Persik dalam filmPaku Kuntilanak terus dipermasalahkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Lembaga ulama ini pun melaporkan film yang memamerkan seks vulgar dan memancing birahi itu ke Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik.

Laporan tersebut tertuang dalam surat MUI bernomor B-287/MUI/VIII/2009 yang dikirimkan ke Menbudpar, Kamis (6/8). Menurut Ketua MUI Amidan, pihaknya melaporkan adegan 'panas' Dewi Persik dengan pria lawan mainnya, Keith Foo.
Selain itu, yang lebih ‘merangsang’ lagi, ada juga Heather Storm yang banyak melakukan adegan ranjang. Dalam beberapa adegannya, Dewi Persik memamerkan bagian tubuh yang hanya berbalut celana dalam belaka.

Amidan mengaku, MUI menerima pengaduan dari masyarakat yang menonton di berbagai bioskop. Film ini dilaporkan sarat dengan pornografi dan vulgar. Atas dasar itu, MUI pun menugaskan Ketua Komisi dan Informasi, Said Mugiri untuk melihat tayangan tersebut.

"Ternyata film tersebut sarat pornografi, bertentangan dengan UU Perfilman dan Pornografi. Karena itu, kami mengirimkan ke menteri, karena ini mendekati bulan suci Ramadan," paparnya.
MUI mendesak pemerintah untuk segera menarik film panas Dewi Persik ‘’Paku Kuntilanak' dari peredaran. "Kita tidak beri waktu. Tapi kalau tidak dicabut, tanggal 21 Agustus, akan kita cabut," ancam Amidhan di kantor MUI, Kamis (6/8).

Ketua MUI menyesalkan film yang menampilkan adegan Dewi Persik tanpa mengenakan busana di bagian atas, beradegan mesum dengan seorang pria, aktor Malaysia Keith Foo. "Apalagi ini mendekati bulan Ramadan," tuturnya.

Soal adegan tersebut justru dikatakan sebagai seni, Amidhan mempertanyakan di mana nilai seni dalam adegan yang diperankan Dewi Persik tersebut. "Kalau seperti Monalisa itu seni, karena sifatnya bersejerah. Kalau film Paku Kuntilanak seninya di mana. Itu sebatas hiburan biasa dan bertentangan dengan moral," jelasnya. (*/ozc/ika)